Kebijakan Mantan Dirut Garuda Indonesia Perlambat Pertumbuhan Jasa Pengiriman

SEMARANG [ELogistik.id]—Melambatnya pertumbuhan industri jasa pengiriman di Jawa Tengah pada 2019 disebabkan melonjaknya tarif kargo udara ganti harga dengan kenaikan sebesar 300%.

Tony Winarno, Ketua Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres Pos dan Logistik Indonesia (ASPERINDO) Jawa Tengah, menyatakan pada 2019 ini industri jasa pengiriman mengalami perlambatan kenaikan dibanding tahun lalu.

“Industri jasa pengiriman di Jateng tahun lalu (2018) naik 33%, diatas pertumbuhan Nasional karena Jateng berbasis UMKM. Namun tahun ini, di Jateng tetap ada kenaikan 2 digit yakni 21%. Kenaikan industri jasa pengiriman berbanding lurus dengan pertumbuhan e-commerce  dan social commerce,” papar Tony kepada ELogistik.id, Selasa (10/12/2019).

Dia menuding penyebab lambatnya kenaikan industri jasa pengiriman dikarena permainan kartel penerbangan atau airline yakni Garuda Indonesia dan Lion Air Group yang menaikkan tariff kargo udara 300%.

“Kalau tarif kargo udara naik, otomatis biaya jasa pengiriman naik. Mau tidak mau, kenaikan akan berimbas ke pelaku UMKM selaku end user. Imbas ini juga berlaku secara nasional,” jelas dia.

Kendati mengalami kenaikan, kata dia, sebagian wilayah di Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara menemukan solusi dengan bersepakat memaksimalkan jalur darat. Ditilik dari infrastruktur sudah bagus, jalan tol sudah terhubung di beberapa kota dan sector pendukung lainnya.

“Akan tetapi beberapa area pemasaran di Kalimantan, Sulawesi dan Indonesia bagian timur terdapat beberapa protes atas kenaikan biaya tersebut,” terangnya.

Faktor penyebab kenaikan tarif kargo udara karena ulah mantan Direktur Utama Garuda Indonesia yakni I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra atau Ari Askhara yang dinilai semena-mena dan tidak wajar menaikkan tarif kargo udara.

“Itu Ary Ashkhara itu tidak tahu soal bisnis jasa pengiriman, dia bergaya preman. Dulu di Pelindo juga seperti itu. Kebijakannya selalu kontroversial. Kami sangat gembira dan sambut positif atas pencopotan Ary Askhara dari Dirut Garuda Indonesia. Saya salut atas kinerja Menteri BUMN Erick Tohir atas tindakan cepat,” kata dia. (Hamdi/red)

20
Loading Likes...

Berita lainya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *