ASPERINDO Jateng Setujui Regulasi Eksportasi Sarang Burung Walet

SEMARANG [ELogistik.id]—Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres Pos dan Logistik Indonesia (ASPERINDO) Jawa Tengah mengambil langkah tepat untuk mengikuti peraturan yang berlaku perihal ketentuan eksportasi sarang burung walet.

Langkah itu berdasarkan Undang undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Selanjutnya, hal itu juga berdasarkan Keputusan Menteri Kehutanan No.100/Kpts-II/2003 tentang Pedoman Pemanfaatan Sarang Burung Walet (Collocalia spp) serta Surat Edaran Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No.SE.3/MENLHK/KSDAE/KSA.2/5/2018 tentang Pedoman Pemanfaatan Sarang Burung Walet.

Dalam peraturan ini juga disebutkan, seluruh kegiatan peredaran TSL yang dimaksud wajib disertai dengan Surat Angkut Tumbuhan dan Satwa Liar (SATS). Ada dua jenis SATS, tergantung tujuan peredarannya, yakni SATS-DN untuk peredaran di dalam negeri, serta SATS-LN untuk luar negeri.

Ketua ASPERINDO Jawa Tengah Tony Winarno menyatakan tidak akan berpolemik dalam perihal eksportasi sarang burung walet.

“Sesuai garis organisasi, kami patuh dan taat pada regulasi yang berlaku,” jelas dia kepada Elogistik.id, Kamis (26/9/2019).

Lebih lanjut, dia menerangkan langkah untuk mengikuti regulasi yang ada bukan tanpa sebab. Sebagai pertimbangan yakni kebutuhan dokumen itu untuk pihak pihak terkait antara lain perusahaan asuransi, transporter, dan customs di Negara tujuan ekspor. Disamping itu, langkah diambil untuk keamanan dan kelancaran proses pengiriman baik di dalam negeri maupun negeri tujuan.

“Oleh sebab itu, Kami mendorong pemerintah untuk segera memberikan keputusan soal Peraturan Eksportasi Sarang Burung Walet dalam waktu dekat,” jelas dia.

Menanggapi hal itu, Shokhib Abdillah, Koordinator bagian Konservasi Keanekaragaman Hayati (KKH), Balai KSDA Jawa Tengah mengapresiasi langkah ASPERINDO Jawa Tengah.

“Kami merasa bahagia atas informasi itu. Jika pihak lain turut mempersoalkan eksportasi sarang burung wallet, justru ASPERINDO turut men-support. Dan mereka siap melakukan kegiatan sesuai ketentuan perundangan yang berlaku,” jelas dia.

Dukungan dari ASPERINDO, katanya, akan disampaikan kepada direktorat jenderal terkait agar menjadi acuan bahwa aturan itu disepakati oleh asosiasi terkait. (Hamdi/red).

47
Loading Likes...

Berita lainya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *