Jelang Lebaran, Jasa Pengiriman Barang dan Logistik Naik 30%

JOGJAKARTA [ELogistik.id]—Layanan jasa pengiriman barang dan logistik mengalami kenaikan permintaan memasuki bulan puasa 2019.

Signifikansi pengiriman sudah mulai dirasakan sejak pekan pertama memasuki bulan Ramadan. Bisanya fenomena tersebut berlangsung musiman dan terjadi setiap tahun.

Ketua Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, POS dan Logistik Indonesia (Asperindo) DIY, Imam Soebekti mengatakan, dibanding permintaan layanan pada hari biasa, memasuki bulan puasa kecenderungan masyarakat dalam mengakses layanan pengiriman meningkat cukup baik.

“Untuk tren pengiriman yang terjadi via udara naik sekitar 30-40%,” kata Imam, seperti dikutip Tribun Jogja.com pekan lalu.

Namun demikian Imam mengutarakan kenaikan tersebut masih turun dibandingkan dengan persentase pengiriman pada tahun lalu.

Menurutnya salah satu penyebab adalah maraknya pembangunan infrastruktur jalan tol yang semakin memudahkan dalam menghubungkan antar daerah, sehingga banyak masyarakat yang beralih melakukan pengiriman via jalur darat.

Disamping itu, kenaikan tarif surat muatan udara (SMU) yang diberlakukan awal tahun lalu juga ikut menjadi faktor penyebab lainnya.

“Tidak bisa dipungkiri akses jalan tol sekarang sudah semakin banyak, jadi lebih banyak pengiriman via darat karena untuk penghematan dan penetapan harga bisa bersaing juga akibat SMU yang tinggi,” jelasnya.

Imam menjelaskan, dari jenis pengiriman juga terdapat penurunan yang cukup banyak dari jasa titipan parsel.

Hal ini disebabkan karena masyarakat cenderung memilih pembelian jadi dan melakukan pembelian di daerah masing-masing.

Sementara, makanan dan perlengkapan serta pernak-pernik seputar hari raya menjadi jenis barang yang paling banyak dikirim selama bulan puasa ini.

“Saya kurang tahu persis persentasenya berapa, tapi cukup mendominasi selama bulan puasa ini,” pungkasnya. (red)

23
Loading Likes...

Berita lainya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *