ASPERINDO Layangkan Protes ke Kemenko Atas Kenaikan Tarif Cargo SMU

JAKARTA [ELogistik.id]—Asosiasi Perusahaan Jasa   Pengiriman    Ekspres,    Pos dan   Logistik Indonesia (ASPERINDO)  menyampaikan keluhan kepada  Menteri Koordinator Perekonomian   terkait   adanya   kebijakan   kenaikan tarif  cargo (SMU)  yang diberlakukan  secara  sepihak    oleh    beberapa     Airlines   yang    dampaknya    sangat berpengaruh   ke berbagai aspek.

Rangkuman besaran  kenaikan  tarif  yang di  Jakarta   sebagai   main  port  dan   maskapai penerbangan yang memberlakukan adalah sebagaimana berikut ini.

Secara nasional,   tarif  SMU juga   mengalami   kenaikan  dalam   besaran presentasi   yang   kurang   lebih sama  namun  dengan   angka  yang  berbeda  – beda/beragam, mulai dari 5% hingga 85% tergantung keputusan dari perusahaan maskapai penerbangan.

Berdasarkan data, ASPERINDO  beranggotakan   207 perusahaan  tingkat Kantor  Pusat di  Jakarta dan  memiliki   lebih   dari 40.000 titik  layanan  di  seluruh    Indonesia   menyatakan  “keberatan”    atas  kebijakan   kenaikan  secara sepihak.

Ketua DPP ASPERINDO M. Feriadi menyatakan keberatan itu sesuai dengan mempertimbangkan masukan dari pelaku jasa pengiriman lainnya.

“Kurang tepat jika kenaikan itu dilakukan saat ini. Apalagi kurang tepat jika dikaitkan dengan kondisi ekonomi saat ini,” jelas dia, Jumat (12/10/2018).

Kenaikan tarif SMU, Feriadi menegaskan belum tentu diiringi dengan pelayanan maksimal. Ditambah lagi, kenaikan itu justru akan berimbas pada merosotnya pertumbuhan UKM.

“Kenaikan   tersebut  juga   dapat berpotensi   merugikan    pihak  airlines sendiri   (Garuda, Citilink )  apabila perusahaan   anggota  kami “terpaksa” mencari alternatif  transport  lain yang  lebih “applicable”, jelas dia.

Sehubungan dengan  permasalahan    yang  sampaikan   kepada Kemenko don  utamanya  untuk tetap   dapat menekan   biaya    logistik     sebagaimana     diharapkan    oleh    Pemerintah.

“.Kami   sangat mengharapkan  kiranya bapak   Menko  dapat   membantu memberikan solusiyang terbaik   bagi  semua pihak,” terang dia. (Hamdi/red).

623
Loading Likes...

Berita lainya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *