Pendidikan Karakter AIS Muhammadiyah Semarang

SEMARANG [ELogistik.id]—Mahasiswa saat ini memasuki generasi milenial, yang mana dituntut untuk mencari ide kreatif dan inovatif serta mengaplikasikan gagasan itu dalam kegiatan sehari-hari.

Hal itulah yang digalakkan Akademi Statistika (AIS) Muhammadiyah Semarang dengan melaunching progam AIS Muh Prima pada Rabu (3/10/2018) dengan slogan Siap Kerja Siap Wirausaha.

Direktur AIS Muhammadiyah, Wellie Sulistijanti adalah program itu berfokus pada pembentukan karakter mahasiswa dengan karakter positif integritatif.

Menurutnya, pembentukan karakter sangat penting untuk membekali calon alumni yang akan terjun ke dunia kerja. Dan karakter pertama yang bakal digembleng yakni kejujuran, karena merupakan modal utama dalam hal apapun.

“Dengan program ini, mereka setelah lulus atau alumni akan unggul dalam dunia kerja,” paparnya, Kamis (4/10/2018).

Selanjutnya, mahasiswa akan digembleng kedisiplinan. Sebab, kunci dalam dunia kerja yakni target disiplin. Dengan disiplin seseorang akan menghargai waktu.

Ketiga adalah kerja keras. Dengan kerja keras seseorang akan tiba pada tujuan cita-citanya, sebab seseorang akan menjadikan kendala sebagai tantangan yang harus mampu ditaklukkan.

Ketiga adalah Attitude Can Do. Pada ciri ini seseorang tidak kenal pada istilah tidak bisa. Ia akan selalu berusaha untuk bisa dalam hal apapun. Belajar dan belajar tentu hal yang akan selalu ditempuh agar bisa melakukan apapun.

Dan terakhir, yakni do’a. Sebagai muslim menyadari bahwa do’a adalah bagian penting dalam rangkaian usaha. Muslim percaya ada kekuatan besar dibalik do’a.

“Semua poin di atas akan kami tanamkan pada mahasiswa AIS Muhammadiyah,” terang dia.

Program AIS Muh Prima yang konsen pada pembentukan karakter ini akan direalisasikan dalam beberapa bentuk. Diantaranya melalui mata kuliah Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) dan kewirausahaan. Selain itu akan diadakan outbound secara kontinyu dalam rangka menanamkan jiwa korsa kepada peserta. Program ini akan dilaksanakan pada tahun akademik 2018-2019.

“Kami meminta agar program ini didukung oleh semua pihak, baik oleh mahasiswa AIS Muhammadiyah dengan cara mengikuti dengan serius dan kepada seluruh civitas akademika AIS Muhammadiyah dengan cara menjadi teladan bagi mahasiswa,” papar Wellie.

Dalam kesempatan itu, anggota Badan Pembina Harian (BPH) AIS Muhammadiyah, Tony Winarno mengapresiasi dan mendukung program AIS Muh Prima. Dengan program terseut, alumni AIS Muhammadiyah akan siap kerja dan siap wirausaha.

“Kedepan akan dibentuk juga badan konseling karier dan wirausaha,” papar Tony yang juga Ketua ASPERINDO Jateng. (Hamdi/red)

54
Loading Likes...

Berita lainya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *