Lulusan Politeknik APP Jakarta Sesuai Kebutuhan Industri

SEMARANG [ELogistik.id]—Politeknik APP Jakarta mengedepankan pendidikan dengan sistem kurikulum berbasis kompetensi yang tersambung dan sesuai (link and match) dengan industri.

Alhasil, para lulusan dari Politeknik mampu menghasilkan sumber daya manusia (SDM) yang terampil dan profesional sesuai kebutuhan di dunia kerja saat ini.

Terkait hal itu, Politeknik APP Jakarta juga telah bekerjasama dengan Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres Pos dan Logistik Indonesia (ASPERINDO) yang mana telah dibuka jurusan D1 Distribusi dan Pengiriman pada 2014.

Dengan kerjasama tersebut, pada tahap awal perekrutan mahasiswa berdasarkan rekomendasi dari perusahaan anggota ASPERINDO. Lantaran mahasiswa tak dikenakan biaya alias kuliah gratis, penerimaan mahasiswa dilakukan seleksi dengan tenaga dari pengurus DPP ASPERINDO.

“Pada tahap awal, sekitar 100 orang yang telah mendaftar ke kami. Namun diseleksi menjadi 30 orang. Karena kelas D1 Distribusi dan Pengiriman kami batasi untuk 30 orang,” jelas Direktur Politeknik APP Jakarta, A Wimbo Helvianto saat ditemui ELogistik, Rabu (11/7/2018).

Menurutnya, materi perkuliahan D1 lebih dominan praktik atau magang di perusahaan anggota ASPERINDO. Adapun persentase yakni 60% magang kerja selama 3 bulan, 40% teori di kelas selama 1,5 bulan.

“Kami memang ingin lulusan Polikteknik APP langsung terserap ke dunia kerja. Jadi, kebutuhan industri apa, kami bisa memenuhinya dengan mahasiswa yang telah belajar saat magang,” paparnya.

Dengan program tersebut, katanya, sangat efektif. Sebab, saat ini kebutuhan tenaga kerja di industri logistik cukup besar. Maka, para lulusan tak perlu bingung untuk mencari lowongan pekerjaan setelah lulus kuliah.

Politeknik merupakan unit pendidikan di lingkungan Kementerian Perindustrian yang pada 2017 telah meluluskan sebanyak 533 yang diwisuda pada tahun ini, lebih dari 50 persen telah terserap ke dunia kerja.

Berdasarkan catatan, pada tahun lalu, jumlah wisudawan Politeknik APP tersebut, terdiri dari 479 lulusan program D3 reguler, 26 lulusan program D1 Distribution and Delivery (Logistik) serta 28 lulusan Program Beasiswa Tenaga Penyuluh Lapangan (TPL).

Pada tahun 2017 pula, Politeknik APP berhasil menyelesaikan proses akreditasi internasional pada Pearson Assured Organization, dan telah resmi sebagai salah satu Pearson Assured Center di dunia. Bahkan, dalam kerja sama dengan institusi pendidikan, Politeknik APP telah melakukan penandatanganan MoU dengan Center of Employability dari Zyud Unversity of Applied Science dan telah mengadakan joint research dengan Seoul National University dalam pengembangan Smart City.

Secara bersamaan, Politeknik sedang dalam tahap pembahasan MoU dengan Maastricht School of Management dan Central Queensland University untuk menjalin kerja sama dalam pengembangan pendidikan logistic. [Hamdi/red]

557
Loading Likes...

Berita lainya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *