Pengembangan Ekonomi Pariwisata Melalui Teknologi Digital

MATARAM[ELogistik.id]—Era digitalisasi merupakan suatu keniscayaan untuk pengembangan ekonomi pariwisata dengan memanfaatkan teknologi digital.

Salah satu jualan dan penggerak ekonomi nasional saat ini adalah pariwisata. Oleh karena itu, tugas pemerintah melalui kementerian terkait dapat mengawinkan pariwisata dan digital.

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menyatakan penggunaan teknologi digital dalam pariwisata sebuah keniscayaan.

“Jika  dulu di daerah NTB ada pendapatan dari Newmont kini sekarang berbeda, yang jadi ujung tombak ekonomi adalah pariwisata,” katanya dalam keterangan resmi kemarin.
Menteri Rudiantara menunjukkan bagaimana Kementerian Pariwisata memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan kontribusi sektor pariwisata dalam perekonomian nasional.

“Dalam konteks ekonomi pariwisata, tadi dibahas bagaimana mengomunikasikan produk pariwisata,” jelasnya.
Sebelumnya, Menteri Pariwisata Arief Yahya mengungkap strategi komunikasi kementerian untuk memanfaatkan teknologi  digital. Hasilnya bisa meningkatkan kontribusi sektor pariwisata sebesar 25%.
Secara khusus, Menteri Kominfo mendukung upaya memadukan pariwisata dengan digital dengan menyediakan infrastruktur digital di Indonesia. “Tugas saya memastikan infrastruktur digital ada di kawasan pengembangan wisata ini.  Sekalipun kamar hotelnya sederhana saya ingin memastikan internetnya kenceng,” katanya seraya menyebut akses internet akan memudahkan aktivitas para pelancong.
Dalam penggunaan teknologi, Menteri Rudiantara mengingatkan adanya Perpres 91/2017 tentang Percepatan Pelaksanaan Berusaha. “Nanti Januari harus terintegrasi dalam satu laman. Intinya memberikan kemudahan dalam perizinan berusaha. Pada bulan harus dijadikan layanan terintegrasi,” jelasnya.
Menteri Kominfo menekankan agar pemerintah memberi ruang dan keleluasan dalam hal regulasi. “Di Kominfo untuk buat aplikasi tak perlu izin, cukup daftar. Kasih ruang untuk anak bangsa berkreasi. The good regulation is less regulations,” tandasnya.
Tak hanya itu, Menteri Rudiantara juga mendorong pemerintah daerah untuk memanfaatkan semua kanal komunikasi, terutama media sosial. “Komunikasi itu cuma dua, ada kanal dan apa yang dikomunikasikan. Kita sekarang bisa memanfaatkan media sosial ada Gen-PI kalau di pariwisata,” jelasnya. [MH]

140
Loading Likes...

Berita lainya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *