Layanan CEISA TPB di Kawasan Berikat Dibuka 24 x 7 Hari

JAKARTA[ELogistik.id]—Penerapan Otomasi Pelayanan dengan Sistem Aplikasi Sentralisasi Pelayanan TPB (CEISA TPB) di Kawasan Berikat yang sempat menimbulkan keresahan bagi perusahaan jasa titipan akhirnya dilakukan evaluasi oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Direktorat Fasilitas Kepabean.

Dengan evaluasi itu, kini layanan melalui sistem CEISA TPB di setting 24 jam selama 7 hari. Hal itu dalam rangka menghindari penumpukan dokumen pemberitahuan pabean di TPB yang disebabkan adanya hari libur.

Keputusan itu tertuang dalam surat resmi bernomor S 210/BC.03/2017 itu ditujukan kepada Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai dan Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai di Lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai di seluruh Indonesia.

Poin penting dalam evaluasi yakni Pelayanan sistem CEISA TPB yang dibuka selama 24 jam x 7 hari itu hanya untuk pengajuan dokumen sampai dengan mendapatkan respon. Pelayanan pemasukan dan pengeluaran barang tetap mengacu kepada jam kerja layanan yang berlaku di masing-masing KPPBC/KPUBC.

“Dalam hal diperlukan pelayanan 24 x 7 secara penuh , Kepala KPPBC dapat menetapkan dan menugaskan pejabat atau pegawai untuk 24 x 7 sesuai ketentuan yang berlaku,” bunyi dalam surat tersebut diolah Elogistik.id, Senin (12/6/2017).

Lebih lanjut, berdasarkan hasil evaluasi terhadap implementasi mandatory dan piloting CEISA TPB pada beberapa KPPBC, masih terdapat beberapa permasalahn dari sisi regulasi mauoun teknis operasional yang perlu mendapatkan penegasan, diantaranya sebagai berikut; penentuan prosentase random penetapan jalur pemeriksaan kepada TPB dengan kategori layanan kuning dan hijau oleh Kepala Kantor Pabean, perubahan elemen data pada dokumen pemberitahuan pabean pemasukan barang ke TPB setelah mendapatkan Surat Persetujuan Penyelesaian Dokumen serta pengaturan jam kerja pelayanan jam kerja pelayanan sistem CEISA TPB (terbit respon) terhadap kegiatan pemasukan dan pengeluaran barang di TPB pada KPPBC.

Pembina DPW Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres Pos dan Logistik Indonesia (Asperindo) Jawa Tengah Elvis Wendri menyambut positif atas evaluasi dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Menurutnya, penerapan sistem CEISA TPB di Kawasan Berikat Semarang yang berlaku 1 April 2017 itu yang semula beroperasi selama jam kerja menyebabkan pengiriman barang tersendat. Apalagi ditambah dengan hari libur yang bisa mengakibatkan barang terkirim satu pekan berikutnya.

“Ini informasi yang bagus. Layanan sistem CEISA TPB sudah dibuka 24 jam selama 7 hari,” paparnya. [MH].

867
Loading Likes...

Berita lainya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *