SIUP dan TDP Tak Perlu Diperpanjang, Pengusaha Sambut Gembira

Mendag Enggartiasto Lukita.docJAKARTA[ELogistik.id]—Pelaku usaha yang telah memiliki SIUP tidak perlu lagi melakukan pendaftaran ulang karena berlaku selama perusahaan perdagangan menjalankan kegiatan usaha di bidang perdagangan.

Hal itu dipaparkan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita untuk menegaskan adanya penghapusan perpanjangan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) dan penghapusan biaya administrasi Pengurusan Tanda Daftar Perusahaan (TDP) yang tertuang dalam dua Permendag yang dikeluarkan Februari 2017.

Penghapusan perpanjangan SIUP diatur dalam Permendag No. 7/M-DAG/PER/2/2017. Sedangkan, kemudahan urus TDP dan penghapusan biaya administrasi diatur dalam Permendag No. 08/M-DAG/PER/2/2017.
Kedua Permendag itu mengatur penghapusan SIUP serta penyederhaan prosedur dan penghapusan kewajiban biaya administrasi TDP alias Rp 0. Selain itu, pemerintah memberi jaminan kemudahan berusaha bagi pelaku usaha di bidang perdagangan.

“Kami tegaskan lagi, kewajiban pendaftaran ulang SIUP setiap lima tahun dihapus. Pemerintah ingin meningkatkan pelayanan dan kemudahan berusaha kepada seluruh pelaku usaha di bidang perdagangan,” papar Enggar, dalam keterangan resmi seperti dikutip ELogistik.id, Senin (17/4/2017).

SIUP merupakan bentuk perizinan perdagangan yang wajib dimiliki setiap pelaku usaha yang melakukan kegiatan usaha perdagangan. Adapun, TDP merupakan surat tanda pengesahan yang diberikan kepada perusahaan setelah mendaftarkan perusahaannya. Penerbitan SIUP dan TDP tersebut telah didelegasikan ke Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) di Kabupaten/Kota.

Menurut Enggar, untuk TDP, Kemendag telah menghapus kewajiban biaya administrasi. Pelaku usaha juga hanya perlu mengisi satu lembar surat pemberitahuan. Surat ini bisa dilaporkan secara online maupun manual.

“Sebelumnya pengisian TDP cukup menyulitkan karena formulirnya sangat banyak. Hal ini membuat pelaku usaha menurutnya justru pusing pada saat pengisian,” jelasnya.

Enggar mengatakan, seluruh wilayah di Indonesia sudah harus mengikuti aturan baru tersebut. Para pengusaha yang sudah eksisting, sudah tidak perlu untuk memperpanjang SIUP.

Dia menjelaskan, alasan dirinya menghapus perpanjangan SIUP karena perpanjangan SIUP hanya menghambat para pelaku usaha. Ia mengatakan, perpanjangan SIUP sebetulnya hanya perlu dilakukan sekali.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jawa Tengah Frans Kongi menyambut gembira atas regulasi penghapusan SIUP dan kemudahan urus TDP. Menurutnya, sudah saatnya pelaku usaha mendapatkan kemudahan dari pemerintah untuk menggeliatkan ekonomi domestik.

“Bagi kami, ini merupakan hadiah bagus di awal 2017. Dari dulu memang kami perjuangkan itu. Sudah semestinya SIUP berlaku seumur hidup perusahaan itu, jangan diperpanjang setiap 5 tahun. Ini suatu keputusan baik dari dunia usaha,” paparnya kepada ELogistik.id, Senin.

1.331
Loading Likes...

Berita lainya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *