Persingkat Birokrasi

Sosok: Erry Akbar Panggabean

Bekerja di sebuah perusahaan BUMN bukanlah mimpi dari sosok Erry Akbar Panggabean. Namun, nasib keberuntungan berkata lain. Pria yang pernah bekerja sebagai Country Industry Development Manager DHL Indonesia selama 8,5 tahun ini justru diterima sebagai PT General Manager Terminal Petikemas Semarang (TPKS), PT Pelabuhan Indonesia III. Dia resmi menjabat GM TPKS pada Juli 2015.

“Saya tidak pernah bermimpi bekerja di Pelindo III. Karena memang awal karir saya dari swasta,” paparnya kepada ELogistik.id, Kamis (23/3).

Bekerja di sebuah perusahaan milik negara merupakan tantangan besar yang harus dijalani. Namun, pengalaman sejak belasan tahun di dunia logistik membuatnya tidak canggung untuk bekerja lebih baik.

Agar bisa menikmati pekerjaan dengan baik, Erry berusaha untuk beradaptasi dengan lingkungan kerja dan menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang profesional di bidangnya.

“Saya ingin bagaimana perusahaan milik negara bisa mempersingkat birokrasi. Contohnya, kalau mau ketemu saya tidak perlu pakai surat terus menunggu jawaban lama. Bukan berarti saya nggampangke segala persoalan tapi bagaimana pelayanan bisa lebih mudah dan simpel,” ujarnya.

Dalam sebuah pekerjaan, menurut Erry, pelayanan prima harus lebih baik atau bisa mengimbangi dari kebutuhan perusahaan logistik. Dia mengatakan PT Pelindo III dan TPKS memang tidak bisa berhubungan langsung dengan pengguna jasa namun melalui Ekspedisi Muatan Kapal Laut (EMKL).

“EMKL itu pelanggan kita, harus bisa bersinergi dan memberikan pelayanan terbaik baik delivery maupun services,” terangnya.

Erry berupaya menunjukkan kepada publik bahwa perusahaan tempat dia bekerja harus memberikan sesuatu terbaik karena penekanan perusahaan lebih kepada pelayanan. Beda halnya, jika perusahaan swasta –tempat dia sebelum di Pelindo III—selain pelayanan juga dibebani untuk pengurusan trucking, barang ekspor dan impor, serta dokumen ke bea cukai.

“Apa sih sulitnya bongkar muat tepat waktu, layanan bongkar muat per jam bisa sampai 50. Ya harus bisa, makanya harus menyiapkan alat kerja yang siap dan menyiapkan SDM handal di bidangnya,” tutur pria penghobi sepeda.

Perihal pekerjaan, dia berupaya memberikan reward and punishment kepada seluruh karyawan. Hal itu dilakukan secara proporsional dengan melihat kinerja di lapangan. Bahkan, dia kerap kali terjun ke lapangan untuk memantau perkembangan dan persoalan yang dihadapi para pekerja.

Karir:

  • Senior Manager Cipta Krida Bahari (CKB Logistics)
    Desember 2012 – Juli 2015 (2 tahun 8 bulan)
  • Owner Bib Barbershop
    Juli 1999 – 2014 (15 tahun)
  • General Manager PT Citra Pembina Pengangkutan Industries
    Juni 2011 – November 2012 (1 tahun 6 bulan)
  • Country Industry Development Manager DHL Indonesia
    Desember 2002 – Mei 2011 (8 tahun 6 bulan).
289
Loading Likes...

Berita lainya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *